RSS

Minggu, 18 Juli 2010

Persamaan Menanam Tomat dan Mengasuh Anak












Pernahkah anda menanam pohon tomat? Menanam pohon tomat merupakan suatu pekerjaan yang membutuhkan kesabaran dan cukup menantang. Dalam hal ini, saya melihat adanya kesamaan antara proses membesarkan anak yang baik dengan menanam pohon tomat. Bagaimana prosesnya?

Ketika anda menanam pohon tomat, anda tidak menginjak-injak dan mengkritisi bibit tomat itu secara keras karena tidak menjadi tomat.

Tetapi, anda meletakannya di tanah dengan lembut, memberinya air secara berkala serta sinar matahari yang cukup. Ketika pohon itu mulai bertumbuh, kita merasa senang dan terus menjaganya. Seiring dengan bertumbuhnya pohon tersebut, kita merasakan kepuasan tersendiri dan terus merawatnya– dengan sabar dan pantang menyerah.

Tanpa memberikan tuntutan-tuntutan yang diiringi kemarahan, harapan buatan, ataupun cemas bahwa bibit tersebut tidak bertumbuh dengan wajar.


Biasanya, kita tidak dapat memperkirakan, kapan usaha kita akan menghasilkan buah. Akan tetapi, begitu pohon itu menghasilkan buah, buah yang dihasilkannya sungguh dahsyat! Besar dan manis-manis.
Sobat-sobat TDW yang dahsyat, air ibarat dukungan material, dan sinar matahari ibarat kebebasan untuk anak anda. Bagaimana cara anda membesarkan anak anda?

Saya mengerti dan percaya bahwa setiap orang tua memiliki tujuan yang mulia di dalam hatinya.– Tujuan untuk memberikan anak-anaknya yang terbaik, supaya mereka juga dapat menjadi pribadi yang dahsyat.
Namun, apa yang kita rasa baik belum tentu baik untuk pertumbuhan anak kita. Tuntutan yang tinggi, kurangnya perhatian, dan kekerasan fisik serta mental dapat menghancurkan hidup generasi penerus kita. Pencapaian prestasi yang rendah dan prilaku yang suka melawan hanyalah awal dari pola asuh yang keliru. Tegakah anda menghancurkan hidup buah hati anda?


Tanyakan ke anak anda, apa yang mereka inginkan? Berikan pertanyaan, bukan pernyataan. Biarkan mereka mengukir sejarahnya. Biarkan mereka melakukan kesalahan – dan belajar darinya.
Dan yang paling penting, dukung mereka. Karena, pada dasarnya di dalam diri setiap individu, terdapat intuisi dan suara hati yang berfungsi sebagai kompas. Kompas yang menunjukkan apa yang sebenarnya diinginkan oleh individu tersebut. Tugas anda adalah memberikan keberanian kepada individu tersebut, yakni anak anda untuk bertindak mengikuti suara hati dan intuisinya. Jangan biarkan suara-suara dari luar membunuh impian anak anda!

Akhir kata, setiap individu dilahirkan untuk menjadi pribadi yang dahsyat. Demikian pula anak anda. Beri mereka bimbingan yang tepat, mulai dari detik ini juga! take action, miracle happens! Sukses selalu buat anda!

artikel by TDW Club

0 komentar:

Poskan Komentar

Thanks for your comment